Biaya Logistik Nasional Ditarget 12,5% PDB: Dampak ke Bahan Bangunan

Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun dari 14,29 persen terhadap PDB pada 2022 menjadi 12,5 persen pada 2029 dan 8 persen pada 2045, melalui Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2026 tentang Penguatan Logistik Nasional. Bagi bahan bangunan yang berat, besar, dan bervolume tinggi, efisiensi gudang, truk, dan data pengiriman akan menentukan harga sampai di lokasi proyek.
Target biaya logistik nasional dalam Perpres 41/2026
ANTARA dan Kompas.com melaporkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kamis, 15 Oktober 2026, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menugaskannya mengoordinasikan penguatan ekosistem logistik nasional. Arahan itu ditindaklanjuti lewat Perpres 41/2026 yang diundangkan pada 16 Juli 2026.
Perpres tersebut memuat tiga strategi utama: penguatan infrastruktur konektivitas, layanan backbone, dan sarana penunjang logistik; penguatan integrasi dan digitalisasi logistik; serta peningkatan daya saing sumber daya manusia dan penyedia jasa logistik. "Dengan sistem logistik yang lebih efisien dan terintegrasi, produk ekspor kita akan semakin berdaya saing, dan produk di pasar domestik akan semakin terjangkau bagi masyarakat," kata Airlangga.
NLE, dry port, dan angkutan multimoda
Salah satu langkahnya adalah memperkuat platform National Logistics Ecosystem (NLE) melalui digitalisasi layanan secara menyeluruh. Menurut Airlangga, NLE selama ini telah mengurangi biaya logistik hingga 17 persen dan memangkas waktu layanan hingga 73 persen. Pemerintah juga mendorong pengembangan pelabuhan darat (dry port), termasuk di Kawasan Industri Terpadu Batang, untuk mengurangi beban truk di jalan raya dan mendekatkan layanan kepabeanan ke kawasan industri. Integrasi angkutan jalan, kereta api, dan laut dalam sistem multimoda menjadi prioritas agar distribusi barang tidak terlalu bergantung pada jalan raya.
Peremajaan truk lewat KIPK
Dari sisi pembiayaan, pemerintah mendorong pemanfaatan Kredit Industri Padat Karya (KIPK) untuk meremajakan armada truk yang semakin tua. Melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 10 Tahun 2026, sektor transportasi dan pergudangan kini dapat mengakses KIPK. Pemerintah juga memperkuat SDM logistik lewat pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi.
Produsen bahan bangunan mendekatkan stok ke pasar
Di tingkat perusahaan, langkah serupa sudah terlihat. Melalui akun LinkedIn resminya pada 1 Oktober 2026, Avian Brands mengumumkan pembukaan pusat distribusi ke-151 di Surabaya Selatan. Perusahaan cat dan bahan bangunan itu menyebut fasilitas baru tersebut mendukung pengiriman yang lebih cepat, ketersediaan produk yang konsisten, dan dukungan yang lebih kuat bagi mitra bisnis, dengan jaringan distribusi nasional yang melayani lebih dari 60.000 toko ritel.
Polanya jelas: stok harus berada dekat dengan toko dan proyek. Untuk produk seperti cat, semen instan, gypsum, atau pipa, ongkos angkut dan waktu tunggu sering menjadi bagian penting dari total biaya, sehingga gudang yang dekat pasar dan rute pengiriman yang tertata membantu menjaga harga tetap wajar.
Apa yang bisa dilakukan pembeli dan toko bangunan
- Gabungkan pesanan beberapa item dalam satu pengiriman untuk menekan ongkos per unit.
- Pilih pemasok yang memiliki gudang di dekat lokasi proyek dan jadwal kirim yang jelas.
- Minta surat jalan dan bukti terima digital agar selisih barang mudah dilacak.
- Rencanakan stok proyek lebih awal saat musim hujan atau menjelang hari raya, ketika arus logistik biasanya padat.
homeX, platform layanan terpadu bahan bangunan dan furnitur di Indonesia, membangun model serupa dari Tangerang: showroom untuk melihat contoh produk, gudang untuk menjaga stok, dan layanan pengiriman ke lokasi, dengan arah jangka panjang menjadi jaringan pergudangan dan pengiriman bahan bangunan terintegrasi. homeX menyiapkan material, sementara tukang mitra membantu pengiriman dan pemasangan. Untuk penawaran dan jadwal kirim, hubungi WhatsApp +62 821 1818 998.
Tanya Jawab (FAQ)
Berapa target biaya logistik nasional Indonesia? 12,5 persen terhadap PDB pada 2029 dan 8 persen pada 2045, turun dari 14,29 persen pada 2022, sesuai Perpres 41/2026.
Apa dampak NLE terhadap biaya logistik? Menurut Menko Airlangga, NLE telah mengurangi biaya logistik hingga 17 persen dan memangkas waktu layanan hingga 73 persen.
Bagaimana menekan ongkos kirim bahan bangunan? Gabungkan pesanan, pilih pemasok dengan gudang dekat proyek, dan rencanakan stok lebih awal saat arus logistik padat.
biaya logistik nasional: artikel dan produk terkait
Artikel terkait:
- Gudang bahan bangunan makin langka: okupansi Jabodetabek 96,4%
- Platform B2B bahan bangunan dan digitalisasi rantai pasok
- Distributor bahan bangunan perluas showroom dan gudang
Produk terkait di homeX:
Sumber: ANTARA, 15 Okt 2026; Kompas.com, 15 Okt 2026; Avian Brands (LinkedIn resmi), 1 Okt 2026