Kelas Anti Slip Keramik R9–R13 dan A, B, C: Arti dan Cara Memilih

Kelas anti slip keramik R9 sampai R13 adalah hasil uji di bidang miring dengan sepatu dan permukaan berminyak: R9 berarti sudut 6–10°, sedangkan R13 di atas 35°. Untuk area basah tanpa alas kaki dipakai kelas lain, yaitu A, B dan C. Kedua sistem ini tidak bisa dikonversi satu sama lain, jadi pilih kelas sesuai cara ruangan dipakai.
Poin Penting
- R9 = 6–10°, R10 = >10–19°, R11 = >19–27°, R12 = >27–35°, R13 = >35° pada uji bidang miring bersepatu (2026-11-02, sumber: Villeroy & Boch Fliesen, informasi teknis Slip Resistance status 01/01/2025 (diakses 02/11/2026)).
- Kelas kaki telanjang: A mulai 12°, B lebih dari 18°, C lebih dari 24° (2026-11-02, sumber: Villeroy & Boch Fliesen, informasi teknis Slip Resistance status 01/01/2025 (diakses 02/11/2026)).
- DIN EN 16165 (Desember 2021) menggabungkan metode DIN 51130, DIN 51097 dan DIN 51131 (2026-11-02, sumber: Villeroy & Boch Fliesen, informasi teknis Slip Resistance status 01/01/2025 (diakses 02/11/2026)).
- Contoh ASR A1.5 Jerman: toilet R9, ruang ganti dan cuci R10, pintu masuk luar R11 atau R10 dengan V4 (2026-11-02, sumber: Villeroy & Boch Fliesen, informasi teknis Slip Resistance status 01/01/2025 (diakses 02/11/2026)).
- Kelas R tidak bisa dikonversi ke A/B/C, nilai pendulum (PTV) atau DCOF (2026-11-02, sumber: Gruppo Bardelli Academy, panduan R9–R11 dan laporan uji (diakses 02/11/2026)).
Apa arti kelas anti slip keramik R9–R13
Kode R berasal dari metode uji Jerman DIN 51130, yang sejak Desember 2021 dimasukkan ke dalam standar Eropa DIN EN 16165 Lampiran B. Penguji bersepatu kerja berjalan di atas sampel berlumur oli, dan bidang uji dimiringkan sampai ia mulai tergelincir. Sudut rata-rata saat itu menentukan kelasnya.
- R9: 6–10°, kelas paling rendah.
- R10: lebih dari 10° sampai 19°.
- R11: lebih dari 19° sampai 27°.
- R12: lebih dari 27° sampai 35°.
- R13: lebih dari 35°.
Pada keramik bertekstur dalam kadang ada tambahan kode V4, V6, V8 atau V10. Angka ini menunjukkan volume rongga di bawah permukaan pijakan, yaitu 4 sampai 10 cm³ per dm². Rongga ini menampung air, minyak atau kotoran agar tidak langsung berada di bawah telapak sepatu.
Kelas A, B, C untuk area basah tanpa alas kaki
Untuk kamar mandi, area shower dan kolam renang, orang berjalan tanpa sepatu. Karena itu ada metode lain, dulu DIN 51097 dan kini DIN EN 16165 Lampiran A. Uji dilakukan dengan kaki telanjang di atas bidang miring yang basah.
- A: mulai 12°, untuk lorong dan area sanitasi yang umumnya kering.
- B: lebih dari 18°, antara lain untuk shower, tepi kolam dan ruang uap.
- C: lebih dari 24°, untuk tangga masuk kolam, kolam kaki dan tepi kolam yang miring.
Contoh penerapan dari aturan tempat kerja Jerman
Daftar ASR A1.5 yang dikutip Villeroy & Boch mengatur tempat kerja, bukan rumah pribadi. Namun daftar ini berguna sebagai acuan:
- Toilet: R9. Ruang ganti dan ruang cuci: R10.
- Shower dan tepi kolam (bersepatu): R10.
- Pintu masuk luar dan jalur luar: R11, atau R10 dengan rongga V4.
- Dapur restoran dan hotel: R12.
Villeroy & Boch juga mencatat bahwa area pribadi seperti kamar mandi rumah tidak diatur standar, tetapi menyarankan keramik dengan kelas kaki telanjang untuk shower yang rata dengan lantai.
Cara memilih kelas anti slip keramik untuk rumah
- Kamar mandi dan shower: cari keramik dengan kelas B, atau minimal R10 bila hanya tersedia kelas R.
- Teras, carport dan jalur luar: area ini terkena hujan dan tanah, jadi R11 lebih aman daripada R9.
- Tepi kolam renang: utamakan kelas B, dan kelas C untuk tangga masuk kolam.
- Ruang tamu dan kamar tidur: kelas anti slip tidak terlalu penting; perhatikan PEI dan daya serap air.
Jangan menilai dari tampilan saja. Bardelli mencatat bahwa tekstur batu atau permukaan kasar belum tentu berarti keramik sudah memiliki kelas anti slip. Kelas ini juga berbeda dari PEI, yang mengukur ketahanan aus permukaan.
Cara cek di toko dan saat serah terima
Minta lembar data atau laporan uji, lalu periksa metode, ukuran dan finishing yang diuji. Hasil untuk satu ukuran atau warna tidak otomatis berlaku untuk varian lain. Saat pemasangan, buat kemiringan lantai ke arah floor drain agar air tidak menggenang. homeX dapat membantu membandingkan keramik anti licin dari beberapa merek untuk proyek renovasi Anda.
kelas anti slip keramik: artikel dan produk terkait
- Harga keramik lantai kamar mandi anti licin 2026
- Cara memilih keramik lantai: PEI dan daya serap air
- Uji genang waterproofing kamar mandi
- Katalog produk bahan bangunan homeX
Tanya Jawab (FAQ)
Apakah keramik R10 cukup untuk kamar mandi rumah? Untuk area bersepatu, aturan Jerman memakai R10 untuk shower dan ruang cuci. Untuk kaki telanjang, lebih tepat mencari kelas B.
Apa beda R11 dan kelas B? R11 berasal dari uji bersepatu dengan oli pada sudut di atas 19° hingga 27°, sedangkan B dari uji kaki telanjang di permukaan basah dengan sudut lebih dari 18°. Keduanya tidak bisa dikonversi.
Apa arti kode V4 pada keramik? V4 berarti volume rongga di bawah permukaan pijakan minimal 4 cm³ per dm², untuk menampung cairan atau kotoran.
Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, hubungi tim homeX melalui WhatsApp +62 821 1818 998, email homex9998@gmail.com, atau halaman kontak.
Sumber: Villeroy & Boch Fliesen, informasi teknis Slip Resistance status 01/01/2025 (diakses 02/11/2026); Gruppo Bardelli Academy, panduan R9–R11 dan laporan uji (diakses 02/11/2026)