2026-11-03T09:18:26

Kelas Api Bahan Bangunan A1, A2, B-s1,d0: Arti Kode EN 13501-1

建材防火等级A1、A2、B-s1,d0:欧洲EN 13501-1分级含义与选材

Kelas api bahan bangunan dalam sistem Euroclass EN 13501-1 menunjukkan seberapa besar material ikut menyumbang api, bukan berapa lama dinding tahan api. A1 berarti tidak mudah terbakar, lalu A2, B, C, D, E sampai F makin mudah terbakar. Kode tambahan s1–s3 menilai asap dan d0–d2 menilai tetesan menyala, sehingga B-s1,d0 berarti terbakar terbatas, asap rendah, tanpa tetesan menyala. Kode ini sering muncul di brosur papan, panel dan insulasi impor.

Poin Penting

Reaksi api, bukan ketahanan api

EN 13501-1 menilai reaksi terhadap api: apakah material mudah menyala, seberapa cepat api merambat dan berapa panas yang dilepas. Ini berbeda dengan ketahanan api (misalnya dinding tahan 60 menit) yang diatur bagian lain dari seri EN 13501. Di Uni Eropa, kelas ini dicantumkan dalam pernyataan kinerja dan tanda CE; persyaratan kelas untuk tiap pemakaian ditentukan aturan bangunan nasional.

Standar membagi produk menjadi tiga kelompok: produk umum (A1–F), lantai dengan akhiran "fl" (A1fl–Ffl), dan insulasi pipa linear dengan akhiran "L".

Arti tiap kelas utama

  • A1: tidak mudah terbakar, tidak menyumbang api.
  • A2: keterbakaran sangat terbatas; uji EN ISO 1182 (suhu naik ≤ 50 °C, nyala ≤ 20 detik) atau nilai kalor ≤ 3,0 MJ/kg, ditambah uji SBI.
  • B: mudah terbakar tetapi kontribusinya sangat terbatas; lolos SBI dan uji nyala kecil EN ISO 11925-2 (rambat api ≤ 150 mm dalam 60 detik).
  • C: kontribusi terbatas; laju pertumbuhan api ≤ 250 W/s dan total panas ≤ 15 MJ.
  • D: kontribusi sedang; laju ≤ 750 W/s.
  • E: hanya lolos uji nyala kecil (rambat ≤ 150 mm dalam 20 detik).
  • F: tidak memenuhi kelas E atau tidak diuji; dianggap mudah terbakar.

Kode asap (s) dan tetesan (d)

Kelas A2, B, C dan D wajib diberi kode asap dan tetesan:

  • s1: laju asap ≤ 30 m²/s² dan total ≤ 50 m² dalam 600 detik; s2: ≤ 180 m²/s² dan ≤ 200 m²; s3: tidak memenuhi s1/s2.
  • d0: tanpa partikel menyala dalam 600 detik; d1: tidak ada partikel menyala lebih dari 10 detik; d2: tidak memenuhi d0/d1.

Kelas E hanya bisa mendapat d2, dan A1 tidak diberi akhiran. Untuk lantai, asap hanya s1 atau s2 dan tidak ada kode tetesan.

Cara memakai informasi ini saat membeli

  • Untuk plafon, dinding partisi dan jalur evakuasi, pilih kelas setinggi mungkin (A1 atau A2-s1,d0) sesuai ketentuan perencana dan peraturan setempat.
  • Minta laporan klasifikasi dari laboratorium, bukan hanya klaim "tahan api" di brosur. Pastikan kelas berlaku untuk tebal dan cara pasang yang sama.
  • Bedakan kelas reaksi api (A1, B-s1,d0) dengan ketahanan api dalam menit (EI 60, dsb.).
  • Untuk lantai, perhatikan akhiran "fl", misalnya Bfl-s1.

homeX, platform terpadu bahan bangunan dan furnitur di Indonesia dengan showroom, gudang dan layanan pengiriman, dapat membantu membandingkan dokumen teknis papan, panel dan insulasi dari berbagai merek.

Kelas api bahan bangunan: artikel dan produk terkait

Tanya Jawab (FAQ)

Apa arti A2-s1,d0? Material berketerbakaran sangat terbatas (A2), asap rendah (s1) dan tanpa tetesan atau partikel menyala dalam 600 detik uji (d0).

Apakah kelas A1 sama dengan tahan api 2 jam? Tidak. A1 adalah kelas reaksi api material; ketahanan api dalam menit dinilai untuk konstruksi utuh dengan klasifikasi berbeda.

Material apa yang otomatis A1? Menurut daftar Komisi Eropa, wol mineral, semen, kaca, keramik dan produknya dengan bahan organik kurang dari 1% dapat diklasifikasi A1 tanpa uji.

Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, hubungi tim homeX melalui WhatsApp +62 821 1818 998, email homex9998@gmail.com, atau halaman kontak.

Sumber: Measurlabs, EN 13501-1 fire classification (diperbarui 27/02/2026); Promat, Combustibility groups and classes (diakses 03/11/2026)