Panduan TKDN Bahan Bangunan 2026: Permenperin 35/2025 & SIINas

TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) menentukan apakah produk bahan bangunan bisa masuk pengadaan pemerintah dan proyek BUMN. Aturan teknis terbaru adalah Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025, diundangkan 11 September 2025 dan berlaku tiga bulan setelahnya. Panduan ini merangkum isi aturan per 22 Oktober 2026 untuk produsen lokal, importir dan investor China yang ingin memproduksi di Indonesia.
Komponen perhitungan TKDN barang
| Komponen | Bobot / aturan | Catatan | Sumber |
|---|---|---|---|
| Bahan / material | 75% | Dinilai berjenjang sesuai TKDN bahan | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Tenaga kerja | 10% | WNI vs WNA | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Biaya tidak langsung pabrik | 15% | Overhead | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Komponen impor murni | 0% | Tidak dihitung sebagai dalam negeri | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Nilai BMP | maks. 15% | Dari 15 faktor manfaat perusahaan | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Verifikasi LVI | 2 + 5 hari kerja | Cek dokumen lalu verifikasi | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Masa berlaku sertifikat | 5 tahun | Diajukan via SIINas | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
| Industri kecil (modal ≤ Rp5 miliar) | Self-declare gratis | Tanpa biaya verifikasi | Pasal.id – Permenperin 35/2025 |
Ringkasan dari teks Permenperin 35/2025 di pasal.id, dibaca 22 Oktober 2026. Bukan nasihat hukum; rujuk teks resmi dan Kemenperin sebelum mengajukan.
Proses yang tidak dihitung
Barang yang hanya dikemas ulang, dicat, dipotong, atau seluruh bahannya impor tidak dapat diakui nilai TKDN-nya. Artinya importir yang sekadar melakukan finishing tidak otomatis lolos syarat TKDN.
Implikasi untuk pemasok China
Untuk ikut proyek pemerintah, strategi yang realistis adalah produksi atau perakitan substantif di Indonesia dengan bahan baku lokal, tenaga kerja WNI dan investasi yang meningkatkan nilai BMP. Perpres 46/2025 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah juga mengatur prioritas produk dalam negeri; cek ketentuan rincinya pada teks resmi.
Tips pembeli
- Siapkan BOM dan bukti asal bahan sejak awal.
- Daftar akun SIINas sebelum pengajuan.
- Gunakan pemasok bahan ber-TKDN tinggi untuk menaikkan nilai.
- Catat tenaga kerja WNI dan investasi untuk BMP.
Minta penawaran cara menghitung TKDN bahan bangunan untuk proyek
homeX membantu membandingkan beberapa merek sekaligus dan menyiapkan penawaran tertulis untuk proyek, renovasi atau stok toko. Kirim kebutuhan (merek, ukuran, jumlah, lokasi) lewat WhatsApp +62 821 1818 998, atau datang ke Showroom homeX: Priskilla Tower Lt. 6, Jl. Atang Sanjaya No.21, Benda, Kota Tangerang, Banten 15125.
Disclaimer: harga dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda antar toko, kota, kemasan, grade dan promo. Data per 22 Oktober 2026; selalu konfirmasi ke penjual sebelum membeli.
Tanya Jawab (FAQ)
Bagaimana rumus TKDN barang? Bahan 75% + tenaga kerja 10% + biaya tidak langsung 15%, sesuai Permenperin 35/2025.
Berapa lama sertifikat TKDN berlaku? 5 tahun.
Apakah importir bisa mendapat TKDN? Barang yang hanya dikemas, dicat atau dipotong, atau seluruh bahannya impor tidak dihitung; perlu proses produksi di Indonesia.
Cara menghitung TKDN bahan bangunan: artikel dan produk terkait
Artikel terkait:
Produk terkait di homeX:
Sumber harga (dicek 22 Oktober 2026): Pasal.id – Permenperin 35/2025 — Teks peraturan; Pasal.id – Perpres 46/2025 — Pengadaan barang/jasa.