Bedah Rumah BSPS 2026 Kejar 400 Ribu Unit, Rp17,5 Juta per Rumah

Program bedah rumah BSPS 2026 menargetkan 400 ribu rumah, dengan Rp17,5 juta per rumah dialokasikan untuk bahan bangunan.
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang lebih dikenal sebagai program bedah rumah, menjadi salah satu penggerak permintaan bahan bangunan di daerah sepanjang 2026. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan 400.000 rumah diperbaiki atau dibangun tahun ini, dan memasuki kuartal terakhir, percepatan di lapangan menjadi fokus utama.
53 ribu rumah rampung, progres 57,70 persen
Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/10/2026), menyampaikan bahwa BSPS telah merampungkan pembangunan dan perbaikan sekitar 53.000 unit rumah dari target 400.000 unit. Progres pelaksanaan program secara keseluruhan mencapai 57,70 persen. Sejumlah provinsi sudah mencatat progres 75 hingga 80 persen, sementara sekitar 10 provinsi masih relatif rendah dan terus didorong.
Target tahun ini melonjak dibandingkan 2025 yang hanya 45.000 unit dengan anggaran Rp1,02 triliun. Untuk 2026, ANTARA melaporkan anggaran BSPS sekitar Rp8,9 triliun, sedangkan paparan resmi Kementerian PKP per 1 Oktober mencantumkan pagu BSPS Rp8,59 triliun atau 68,56 persen dari total pagu kementerian. Fitrah optimistis target 400.000 unit bisa diselesaikan hingga akhir tahun.
Rp17,5 juta per rumah untuk membeli material
Bagian paling relevan bagi pelaku usaha bahan bangunan adalah struktur bantuannya. Setiap rumah penerima BSPS memperoleh Rp20 juta, dengan sekitar Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Menurut Fitrah, pengerjaan bisa berjalan lebih cepat setelah dana ditransfer ke rekening penerima. Artinya, setiap gelombang pencairan langsung berubah menjadi pesanan semen, bata atau batako, rangka atap, atap, keramik, cat, pintu, jendela, dan perlengkapan sanitasi di toko bangunan setempat.
Data Kementerian PKP per 1 Oktober menunjukkan beberapa provinsi bergerak cepat. Gorontalo mencatat realisasi keuangan BSPS 70,48 persen, Nusa Tenggara Timur 67,50 persen dengan 10.447 dari 14.988 unit sudah mencapai tahap Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dan Aceh 67,35 persen dengan capaian fisik 9.784 dari 14.555 unit.
2027: target 315 ribu unit, usulan masuk Desember
Program ini berlanjut tahun depan. Dalam rencana kerja 2027, Kementerian PKP mengalokasikan sekitar Rp8,67 triliun untuk BSPS dengan target 315.000 unit rumah. Fitrah menyebut pelaksanaan 2027 direncanakan dimulai Februari atau Maret, sehingga usulan dari daerah diminta sudah masuk pada Desember 2026. Bagi distributor dan toko bahan bangunan di daerah, ini memberi gambaran permintaan yang relatif dapat direncanakan sejak awal tahun.
Tips bagi toko bangunan dan penerima bantuan
Karena dana material per rumah terbatas, pemilihan bahan harus efisien. Utamakan pekerjaan struktur dan atap yang menyangkut keselamatan, lalu lantai, dinding, dan sanitasi. Pilih material ber-SNI untuk semen, baja, dan keramik, dan minta rincian harga per item agar penggunaan dana mudah dipertanggungjawabkan. Untuk toko bangunan, siapkan stok barang yang paling sering dibutuhkan program renovasi rumah sederhana dan atur pengiriman kolektif per desa atau kelurahan agar biaya angkut lebih hemat.
Peran homeX
Sebagai platform layanan terpadu bahan bangunan dan furnitur di Indonesia, homeX menyediakan showroom untuk melihat produk secara langsung, gudang dengan stok yang terpantau, serta layanan pengiriman dari Tangerang. Kami terus mengembangkan jaringan pergudangan dan pengiriman serta memanfaatkan teknologi digital untuk membantu perencanaan stok, sementara pemasangan di lokasi dikerjakan oleh tukang mitra. Untuk kontraktor, koperasi, maupun toko bangunan yang melayani program renovasi rumah, kami dapat membantu menyusun paket material standar dan pengiriman terjadwal.
Tanya Jawab (FAQ)
Apa itu BSPS atau bedah rumah?
BSPS adalah dukungan dana pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumah atau membangun rumah baru secara swadaya dan gotong royong.
Berapa bantuan yang diterima per rumah?
Rp20 juta per unit: sekitar Rp17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.
Kapan pekerjaan di lapangan bisa dimulai?
Menurut Kementerian PKP, pengerjaan berjalan lebih cepat setelah dana bantuan ditransfer ke rekening penerima. Tahap Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) menjadi salah satu penanda kesiapan pencairan di setiap provinsi.
Berapa target BSPS 2027?
Sekitar 315.000 unit dengan alokasi sekitar Rp8,67 triliun, dan pelaksanaannya direncanakan mulai Februari atau Maret 2027.
Bedah rumah BSPS 2026: artikel dan produk terkait
Artikel terkait:
- Program 3 Juta Rumah Capai 1,79 Juta Unit per Oktober 2026
- KPR Subsidi FLPP Capai 185.333 Unit per 20 Oktober 2026
- Sertifikasi Tukang Bangunan: Kemen PU Targetkan 40 Ribu Pekerja 2027
Produk bahan bangunan terkait di homeX:
Sumber: ANTARA News, 14 Okt 2026; ANTARA News, 1 Okt 2026; Kementerian PKP, 1 Okt 2026