PMI-BI Triwulan III 2026 52,28%: Galian Bukan Logam Tertinggi

PMI-BI triwulan III 2026 tercatat 52,28%, naik dari 51,43% pada triwulan II dan tetap di atas 50 (fase ekspansi), menurut keterangan Bank Indonesia yang dikutip ANTARA (Senin, 19 Oktober 2026). Subsektor tertinggi adalah industri barang galian bukan logam 55,79%. Untuk pembaca bahan bangunan, indeks industri galian bukan logam 2026 relevan karena kelompok ini dalam klasifikasi BPS (KBLI 2020, golongan pokok 23) mencakup kaca, keramik dan tanah liat, semen, kapur, gips dan barang dari semen. Ini ringkasan kinerja industri pengolahan triwulan III 2026 per 23 Oktober 2026; indeks adalah arah survei, bukan volume penjualan atau harga, dan kaitannya dengan toko bangunan hanya analisis homeX.
PMI-BI triwulan III 2026: komponen dan subsektor
| Indikator | Triwulan III 2026 | Pembanding | Catatan | Sumber |
|---|---|---|---|---|
| PMI-BI (industri pengolahan) | 52,28% | Triwulan II 51,43%; selisih +0,85 poin (hitungan homeX) | Di atas 50 = fase ekspansi | ANTARA |
| Prakiraan PMI-BI triwulan IV 2026 | 52,37% | Prakiraan BI, meningkat | Prakiraan, bukan realisasi | ANTARA |
| Komponen: volume persediaan barang jadi | 54,80% | Fase ekspansi | Indeks, bukan jumlah unit | ANTARA |
| Komponen: volume produksi | 54,31% | Fase ekspansi | Indeks | ANTARA |
| Komponen: volume total pesanan | 53,34% | Fase ekspansi | Indeks | ANTARA |
| Sub-LU: industri barang galian bukan logam | 55,79% | Tertinggi; di atas PMI-BI total +3,51 poin (hitungan homeX) | Mencakup kaca, keramik, semen, kapur, gips (KBLI 23) | ANTARA |
| Sub-LU: makanan dan minuman | 55,03% | Kedua tertinggi | Bukan bahan bangunan | ANTARA |
| Sub-LU: logam dasar | 54,17% | Ketiga | Relevan untuk besi dan baja; tidak dirinci per produk | ANTARA |
| Sub-LU: karet, barang dari karet dan plastik | 52,63% | Keempat | Apakah mencakup pipa plastik tidak dirinci oleh sumber | ANTARA |
| Sub-LU: tekstil dan pakaian jadi | 52,40% | Kelima | Bukan bahan bangunan | ANTARA |
| SKDU: kegiatan LU industri pengolahan (SBT) | 1,53% | Meningkat | Survei Kegiatan Dunia Usaha BI; sejalan dengan PMI-BI | ANTARA |
Angka PMI-BI dan SKDU berasal dari berita ANTARA yang mengutip keterangan Bank Indonesia (Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI), dibuka 23 Oktober 2026. Definisi golongan pokok 23 diambil dari dokumen KBLI 2020 di situs PPID BPS. Selisih poin adalah hitungan homeX dan pernyataan kaitan dengan toko bangunan adalah analisis homeX, bukan data. Celah data: halaman rilis BI tidak bisa dibuka dari server kami sehingga kami tidak menautkannya; angka triwulan III 2025, bobot subsektor, jumlah responden dan rincian per produk (misalnya semen atau keramik saja) tidak kami baca; tidak ada data penjualan toko bangunan.
Cara membaca PMI-BI: di atas 50 berarti ekspansi
ANTARA menulis bahwa fase ekspansi berarti indeks lebih dari 50 persen. Karena itu 52,28% menunjukkan ekspansi, dan 55,79% untuk galian bukan logam menunjukkan ekspansi yang lebih kuat daripada rata-rata industri pengolahan. Indeks ini mengukur arah perubahan menurut survei, bukan seberapa banyak produksi atau penjualan, dan bukan harga. Ini seri terpisah dari PMI Manufaktur bulanan dan IKI yang kami bahas di artikel lain.
Galian bukan logam dan bahan bangunan: apa yang bisa dan tidak bisa disimpulkan
Menurut KBLI 2020, golongan pokok 23 mencakup kaca dan barang dari kaca, bahan bangunan dari tanah liat/keramik, semen, kapur dan gips, barang dari semen, kapur, gips dan asbes, serta barang dari batu. Jadi indeks ini mencerminkan arah pesanan dan produksi industri yang menghasilkan banyak bahan bangunan, tetapi juga produk lain seperti barang refraktori. Analisis homeX: sinyal ini positif untuk sisi pasokan, tetapi tidak membuktikan permintaan toko bangunan naik atau harga akan berubah. Untuk permintaan, lihat data konsumsi semen dan kredit konstruksi di artikel kami.
Yang bisa dipantau berikutnya
Prakiraan BI untuk triwulan IV 2026 adalah PMI-BI 52,37%, sedikit di atas realisasi triwulan III. Itu prakiraan, bukan hasil. Indikator pendamping yang kami lacak: konsumsi semen bulanan, BI-Rate dan batas LTV, kredit konstruksi, serta PMI Manufaktur dan IKI bulanan; tautan ada di bagian artikel terkait.
Tips pembeli
- Baca indeks sebagai arah, bukan angka penjualan atau harga.
- Bandingkan PMI-BI dengan data konsumsi semen dan kredit konstruksi sebelum menyimpulkan.
- Cek rilis resmi BI untuk angka lengkap dan revisi.
- Untuk pembelian proyek, tetap minta penawaran harga tertulis dan tanggalnya.
Minta penawaran pmi-bi triwulan iii 2026 untuk proyek
homeX membantu membandingkan beberapa merek sekaligus dan menyiapkan penawaran tertulis untuk proyek, renovasi atau stok toko. Kirim kebutuhan (merek, ukuran, jumlah, lokasi) lewat WhatsApp +62 821 1818 998, atau datang ke Showroom homeX: Priskilla Tower Lt. 6, Jl. Atang Sanjaya No.21, Benda, Kota Tangerang, Banten 15125. Kunjungi Showroom homeX.
Disclaimer: harga dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda antar toko, kota, kemasan, grade dan promo. Data per 23 Oktober 2026; selalu konfirmasi ke penjual sebelum membeli.
Tanya Jawab (FAQ)
Berapa PMI-BI triwulan III 2026? 52,28%, naik dari 51,43% pada triwulan II 2026 dan masih fase ekspansi (ANTARA mengutip BI, 19 Okt 2026).
Subsektor mana yang tertinggi? Industri barang galian bukan logam 55,79%, lalu makanan dan minuman 55,03%, logam dasar 54,17%, karet dan plastik 52,63%, tekstil 52,40%.
Apakah ini berarti harga bahan bangunan naik? Tidak. PMI-BI adalah indeks arah survei, bukan harga. Kaitan dengan toko bangunan hanya analisis homeX.
Pmi-bi triwulan iii 2026: artikel dan produk terkait
Artikel terkait:
- PMI Manufaktur September 2026 dan IKI
- BI-Rate 5,75%, LTV 100% dan pagu PKP
- Kredit konstruksi Agustus 2026
- Konsumsi semen September 2026
- Industri semen 2026: kapasitas dan utilisasi
Produk terkait di homeX:
Sumber harga (dicek 23 Oktober 2026): ANTARA — ANTARA: BI, kinerja industri pengolahan triwulan III naik dan di fase ekspansi; BPS — Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020, golongan pokok 23.