Penjualan Eceran Agustus 2026 +1,3%: Rumah Tangga Lainnya -5,2%

Penjualan eceran Agustus 2026 menurut Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (rilis 9 Oktober 2026): Indeks Penjualan Riil (IPR) 226,5, tumbuh 1,3% yoy (Juli: 1,1%) dan 0,8% mtm. Dari tujuh kelompok barang, hanya dua tumbuh secara tahunan (suku cadang dan aksesori 3,9%; makanan, minuman, tembakau 2,6%), sedangkan lima turun, termasuk indeks penjualan riil perlengkapan rumah tangga lainnya: 83,0, turun 5,2% yoy dan 3,4% mtm. Untuk September 2026 BI memprakirakan kelompok ini naik 1,0% yoy (indeks 85,4). Bagi pembaca homeX yang melihat survei penjualan eceran Bank Indonesia sebagai petunjuk permintaan barang rumah, angka ini adalah indikator konsumsi, bukan data penjualan bahan bangunan. Survei mencakup ±700 pengecer di 10 kota.
Penjualan eceran Agustus 2026 menurut kelompok: indeks, yoy, mtm dan prakiraan September
| Kelompok | IPR Agt 2026 | yoy Agt | mtm Agt | Prakiraan Sep 2026 (yoy) | Sumber |
|---|---|---|---|---|---|
| Suku Cadang dan Aksesori | 141,5 | 3,9% | -4,9% | 3,7% (indeks 143,3) | Bank Indonesia |
| Makanan, Minuman, dan Tembakau | 323,5 | 2,6% | 1,7% | 1,5% (indeks 313,0) | Bank Indonesia |
| Bahan Bakar Kendaraan Bermotor | 110,6 | -5,7% | 3,8% | -3,6% (indeks 113,3) | Bank Indonesia |
| Peralatan Informasi dan Komunikasi | 63,6 | -10,9% | -7,1% | -6,8% (indeks 67,3) | Bank Indonesia |
| Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya | 83,0 | -5,2% | -3,4% | 1,0% (indeks 85,4) | Bank Indonesia |
| Barang Budaya dan Rekreasi | 62,0 | -0,3% | -2,1% | 1,8% (indeks 60,2) | Bank Indonesia |
| Barang Lainnya | 85,2 | -7,8% | -5,9% | 7,8% (indeks 85,5) | Bank Indonesia |
| Indeks total (IPR) | 226,5 | 1,3% | 0,8% | 1,4% (indeks 221,3) | Bank Indonesia |
Sumber: Bank Indonesia, Survei Penjualan Eceran Agustus 2026 (rilis 9 Oktober 2026), dibaca 23 Oktober 2026. IPR berbasis 2010=100; angka September adalah prakiraan BI. Celah data: komposisi barang dalam kelompok "perlengkapan rumah tangga lainnya" tidak kami baca, jadi kelompok ini tidak bisa disamakan dengan peralatan elektronik atau bahan bangunan; survei hanya 10 kota dan ±700 pengecer (purposive sampling), bukan seluruh Indonesia; angka September adalah prakiraan dan bisa direvisi; hubungan dengan penjualan toko bangunan tidak ada datanya di rilis ini, dan penafsiran di bawah adalah analisis homeX, bukan data.
Yang bergerak di Agustus 2026: dua kelompok naik, lima turun
Tahunan: suku cadang dan aksesori +3,9% (indeks 141,5) dan makanan, minuman, tembakau +2,6% (323,5) menopang IPR total; peralatan informasi dan komunikasi turun 10,9% (63,6), barang lainnya 7,8% (85,2), bahan bakar kendaraan 5,7% (110,6) dan perlengkapan rumah tangga lainnya 5,2% (83,0). Bulanan: IPR total +0,8%; BI menyebut bahan bakar kendaraan (+3,8%) dan makanan, minuman, tembakau (+1,7%) sebagai penopang, sejalan dengan permintaan di sekitar Hari Kemerdekaan. Pada kelompok rumah tangga, indeks bulanan 2026 menurut tabel BI: Mar 88,0, Apr 82,8, Mei 82,2, Jun 84,5, Jul 85,9, Agt 83,0; pertumbuhan tahunan Mar-Agt: -3,5%, 0,6%, -0,9%, 2,8%, -4,9%, -5,2%, yaitu empat dari enam bulan negatif.
Prakiraan September dan ekspektasi sampai Februari 2027
BI memprakirakan IPR September 2026 221,3 (+1,4% yoy) tetapi turun 2,3% mtm, terutama karena makanan, minuman, tembakau (-3,2% mtm). Perlengkapan rumah tangga lainnya diprakirakan naik 2,9% mtm ke indeks 85,4 (+1,0% yoy), dan lima dari tujuh kelompok diprakirakan tumbuh tahunan. Indeks Ekspektasi Penjualan November 2026 naik ke 148,2 (sebelumnya 143,9), sedangkan Februari 2027 turun ke 143,8 (Januari 2027: 158,0). Indeks Ekspektasi Harga November 2026 dan Februari 2027 masing-masing 149,9 dan 177,9, lebih tinggi dari periode sebelumnya (146,5 dan 166,0), jadi BI membaca tekanan inflasi meningkat.
Apa artinya bagi pembeli perlengkapan rumah (analisis homeX, bukan data)
Analisis homeX, bukan data: indeks kelompok rumah tangga yang lebih rendah dari tahun lalu bisa berarti permintaan lebih lemah, tetapi rilis ini tidak memuat harga atau diskon sehingga tidak bisa dipakai untuk menyimpulkan harga akan turun. Untuk harga produk spesifik, lihat tabel harga Mitra10 dan Depo Bangunan per tanggal pada artikel kami tentang rice cooker, dispenser dan vacuum cleaner.
Tips pembeli
- Baca angka BI sebagai indikator konsumsi, bukan harga.
- Cek indeks bulan berikutnya di rilis BI untuk melihat apakah prakiraan terwujud.
- Bandingkan harga produk di toko pada tanggal yang sama.
- Perhatikan catatan metodologi: 10 kota dan ±700 pengecer.
Minta penawaran penjualan eceran agustus 2026 untuk proyek
homeX membantu membandingkan beberapa merek sekaligus dan menyiapkan penawaran tertulis untuk proyek, renovasi atau stok toko. Kirim kebutuhan (merek, ukuran, jumlah, lokasi) lewat WhatsApp +62 821 1818 998, atau datang ke Showroom homeX: Priskilla Tower Lt. 6, Jl. Atang Sanjaya No.21, Benda, Kota Tangerang, Banten 15125. Kunjungi Showroom homeX.
Disclaimer: harga dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda antar toko, kota, kemasan, grade dan promo. Data per 23 Oktober 2026; selalu konfirmasi ke penjual sebelum membeli.
Tanya Jawab (FAQ)
Berapa pertumbuhan penjualan eceran Agustus 2026? Menurut BI, IPR Agustus 2026 226,5, tumbuh 1,3% yoy dan 0,8% mtm.
Bagaimana kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya? Indeks 83,0 pada Agustus 2026, turun 5,2% yoy dan 3,4% mtm; prakiraan September 85,4 (+1,0% yoy).
Apakah data ini mencakup penjualan bahan bangunan? Rilis tidak memuat kelompok bahan bangunan sendiri; ketujuh kelompoknya adalah suku cadang, makanan, bahan bakar, peralatan informasi, perlengkapan rumah tangga lainnya, budaya dan rekreasi, serta barang lainnya.
Penjualan eceran agustus 2026: artikel dan produk terkait
Artikel terkait:
- PMI-BI Triwulan III 2026
- Pertumbuhan sektor konstruksi 2026 & inflasi bahan bangunan
- Harga rice cooker 2026
- Harga dispenser galon bawah 2026
- Harga vacuum cleaner 2026
Produk terkait di homeX:
Sumber harga (dicek 23 Oktober 2026): Bank Indonesia — Survei Penjualan Eceran Agustus 2026 (laporan BI); Bank Indonesia — Siaran pers BI: Survei Penjualan Eceran Agustus 2026; ANTARA — ANTARA, 9 Okt 2026: penjualan eceran Agustus 2026 tumbuh 1,3 persen.