Cat Dasar Anti Alkali Dinding Baru: Batas Lembab 12%, 17%, 22%

Cat dasar anti alkali dinding baru dipakai karena plester dan semen yang masih segar bersifat basa (alkali) dan lembab; cat akhir yang dipasang terlalu cepat bisa memudar, berbintik atau menggelembung. Pertanyaan yang jarang dijawab di toko: kapan dinding boleh dicat? Artikel ini membandingkan lembar data teknis (TDS) empat cat dasar dari produsen: Nippon Paint 3-IN-1 Anti-Alkali Primer Sealer, Dulux Professional Diamond Sealer A1000, Dulux Alkali Killer (berbasis pelarut) dan Jotun Jotashield Primer. Angka batas kelembaban ternyata berbeda, dan satu merek tidak menyebutkannya. Data per 23 Oktober 2026.
Cat dasar anti alkali dinding baru: batas kelembaban dan daya sebar dari TDS
| Produk | Data di dokumen produsen | Dokumen | Catatan homeX | Sumber |
|---|---|---|---|---|
| Nippon 3-IN-1 Anti-Alkali Primer Sealer: batas dinding | Hindari pengecatan bila pH dinding di atas 9 dan kelembaban di atas 12% (Protimeter) atau di atas 6% (Elcometer); untuk dinding baru kondisi optimum umumnya butuh 1 bulan | TSDS 3-IN-1 Anti-Alkali Primer Sealer (kode 1.2201, tanpa tanggal terbit) | Satu-satunya dari empat dokumen yang menyebut waktu tunggu dinding baru (1 bulan) dan dua alat ukur | Nippon Paint Indonesia |
| Nippon 3-IN-1: aplikasi dan daya sebar | Styrene akrilik berbasis air; kuas, rol atau airless; pengenceran air 5–10% (kuas, rol) atau 20% (airless); daya sebar teoretis 10–12 m²/liter/lapis; tebal yang dianjurkan 35 µ; kering sentuh 15 menit, kering keras 1 jam, interval pengecatan 2 jam (30°C); jangan aplikasi bila RH di atas 85% atau suhu di bawah 7°C; bisa dilapis emulsi, enamel, epoksi, kecuali cat berbasis alkyd | TSDS 3-IN-1 Anti-Alkali Primer Sealer (kode 1.2201) | Hitungan homeX: 100 m² / 10–12 m² per liter = 8,3–10 liter per lapis, belum termasuk sisa | Nippon Paint Indonesia |
| Dulux Professional Diamond Sealer A1000 | Penyegel berbasis air tahan alkali untuk dinding mason interior baru; dinding baru layak dicat bila kelembaban di bawah 17% (Protimeter) dan pH di bawah 9 (kertas pH); pengecatan ulang tidak dianjurkan di atas 17% dan atau pH di atas 9; kemasan 20 liter; daya sebar 10–11 m²/liter pada permukaan halus berporositas rata-rata; siap pakai tanpa pengenceran; rol, kuas atau semprot konvensional | Halaman produk Dulux Professional (bukan PDF TDS) | Hitungan homeX: 100 m² / 10–11 = 9,1–10 liter per lapis. Halaman tidak memberi waktu tunggu dinding baru: data gap | Dulux Professional |
| Dulux Alkali Killer (berbasis pelarut) | Untuk batu bata, plester, semen dan asbes, interior dan eksterior; toleran terhadap dinding lembab tetapi tidak untuk permukaan jenuh; jangan diaplikasikan bila kelembaban di atas 22% (Protimeter), karena uap air yang terperangkap menyebabkan blister; kemasan 2,5 dan 20 liter; padatan volume 38%; daya sebar teoretis 8–10 m²/liter; tebal kering 40–45 µm; lapis ulang 4–5 jam (30°C); pengenceran Dulux Thinner A850-41 atau white spirit | Lembar data Dulux Alkali Killer (tertanggal Agustus 2014) | Hitungan homeX: 100 m² / 8–10 = 10–12,5 liter per lapis. Dokumen berumur lebih dari 12 tahun; cek versi terbaru sebelum memakai | Dulux (AkzoNobel) |
| Jotun Jotashield Primer | Primer akrilik berbasis air untuk beton, batu, plester dan bata, eksterior baru atau pengecatan ulang; tahan alkali; padatan 32 ± 2% volume; daya sebar teoretis 8–10,7 m²/liter; tebal kering 30–40 µm; pengenceran air maksimum 5%; suhu substrat minimal 10°C dan 3°C di atas titik embun; pada 23°C kering sentuh 1 jam, kering keras 6 jam, overcoat minimal 2 jam; sistem: 1 lapis primer lalu 2 lapis cat akhir Jotashield | TDS Jotashield Primer (terbit 23.01.2025) | TDS tidak memuat batas kelembaban atau pH dinding dan tidak menyebut waktu tunggu dinding baru: data gap. Hitungan homeX: 100 m² / 8–10,7 = 9,3–12,5 liter per lapis | Jotun Indonesia |
Sumber: TSDS Nippon Paint 3-IN-1 Anti-Alkali Primer Sealer (kode 1.2201), halaman produk Dulux Professional Diamond Sealer A1000, lembar data Dulux Alkali Killer (Agustus 2014) dan TDS Jotun Jotashield Primer (23 Januari 2025). Data gap: TSDS Nippon tidak mencantumkan tanggal terbit; data Dulux A1000 diambil dari halaman web, bukan PDF TDS; TDS Jotun tidak memuat batas kelembaban atau pH; kami tidak membaca SNI tentang pengecatan dan tidak membandingkan kinerja antar merek (tidak ada uji independen); angka batas kelembaban diukur dengan alat berbeda sehingga tidak bisa dibandingkan langsung; produk lain (Avitex, Mowilex, Catylac, Propan) tidak dibaca; harga tidak dicek. Data per 23 Oktober 2026.
Mengapa angka 12%, 17% dan 22% berbeda
Analisis homeX, bukan klaim produsen: dokumen tidak menjelaskan sebabnya. Yang tampak dari teksnya: Nippon memberi dua angka untuk dua alat (12% Protimeter dan 6% Elcometer), jadi persen dari alat berbeda tidak sebanding; Dulux A1000 berbasis air untuk dinding interior baru; Alkali Killer berbasis pelarut dan memang diposisikan sebagai primer yang bisa dipakai di dinding agak lembab. Bila belum tahu alat ukur kontraktor, pakai angka terketat (12% Protimeter) sebagai patokan, dan minta hasil ukur dicatat dengan tanggal.
Perbandingan kebutuhan cat dasar untuk 100 m² (teoretis)
Hitungan homeX satu lapis dari daya sebar teoretis: Nippon 8,3–10 liter; Dulux A1000 9,1–10 liter; Alkali Killer 10–12,5 liter; Jotashield Primer 9,3–12,5 liter. Dinding plester kasar menyerap lebih banyak, sehingga angka nyata biasanya di atas ini; Jotun sendiri menyebut daya sebar bergantung pada tekstur, porositas dan pemborosan. Perhitungan lengkap biaya cat per ruangan ada di artikel terkait di bawah.
Tips pembeli
- Minta kontraktor mengukur kelembaban dan pH dinding dan mencatat alat serta tanggalnya sebelum cat dasar.
- Beri tahu toko apakah dinding baru atau pengecatan ulang; TDS Dulux membedakan keduanya.
- Jangan campur sistem: pakai cat dasar dan cat akhir yang direkomendasikan di TDS (Nippon: bukan alkyd; Jotun: 1 primer + 2 cat akhir).
- Simpan foto label kemasan dan nomor batch untuk klaim garansi.
Minta penawaran cat dasar anti alkali dinding baru untuk proyek
homeX membantu membandingkan beberapa merek sekaligus dan menyiapkan penawaran tertulis untuk proyek, renovasi atau stok toko. Kirim kebutuhan (merek, ukuran, jumlah, lokasi) lewat WhatsApp +62 821 1818 998, atau datang ke Showroom homeX: Priskilla Tower Lt. 6, Jl. Atang Sanjaya No.21, Benda, Kota Tangerang, Banten 15125. Kunjungi Showroom homeX.
Disclaimer: harga dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda antar toko, kota, kemasan, grade dan promo. Data per 23 Oktober 2026; selalu konfirmasi ke penjual sebelum membeli.
Tanya Jawab (FAQ)
Berapa lama dinding baru harus menunggu sebelum dicat? TSDS Nippon 3-IN-1 menyebut kondisi optimum dinding baru umumnya butuh 1 bulan. Dokumen Dulux dan Jotun yang kami baca tidak memberi lama waktu tunggu; Dulux menetapkan kondisi dinding (kelembaban dan pH) saja.
Berapa batas kelembaban dinding sebelum dicat menurut TDS? Nippon: di atas 12% (Protimeter) atau 6% (Elcometer) dihindari, bersama pH di atas 9. Dulux Diamond Sealer A1000: di bawah 17% (Protimeter) dan pH di bawah 9. Dulux Alkali Killer: tidak diaplikasikan di atas 22% (Protimeter). Jotun Jotashield Primer: tidak ada batas tertulis.
Berapa liter cat dasar untuk 100 m² dinding? Satu lapis, secara teoretis sekitar 8,3–12,5 liter tergantung produk (hitungan homeX dari daya sebar di TDS), belum termasuk sisa dan penyerapan dinding kasar.
Cat dasar anti alkali dinding baru: artikel dan produk terkait
Artikel terkait:
- Biaya Cat Rumah per m² 2026: Cara Hitung Kebutuhan Cat per Ruangan
- Harga Cat Dasar Tembok 2026: Avitex, Dulux, Nippon, Jotun, Mowilex
- Upah Tukang Cat per m² 2026: Tembok, Plafon, Kayu & Besi (Jasa Saja)
- Harga Cat Tembok 2026: Avian, Nippon, Dulux, Jotun, No Drop, Mowilex
- Pabrik Cat Tembok Indonesia: Avian, Nippon, Dulux, Jotun & Alamatnya
Produk terkait di homeX:
Sumber harga (dicek 23 Oktober 2026): Nippon Paint Indonesia — TSDS 3-IN-1 Anti-Alkali Primer Sealer (kode 1.2201, tanpa tanggal terbit); Dulux Professional — Halaman produk Dulux Professional Diamond Sealer A1000; Dulux (AkzoNobel) — Lembar data Dulux Alkali Killer (tertanggal Agustus 2014); Jotun Indonesia — Lembar Data Teknis Jotashield Primer (terbit 23.01.2025).