2026-10-30T14:14:19

Gas HGBT Industri Keramik: Alokasi 73%, Antidumping China & Utilisasi 60%

瓷砖行业HGBT天然气:配额73%、对华反倾销与60%开工率

Isu gas HGBT industri keramik kembali mengemuka akhir Oktober 2026. Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyebut utilisasi pabrik keramik turun hingga sekitar 60% karena kuota gas terbatas, sementara pemerintah berencana menambah alokasi gas untuk industri dan berharap tambahan itu memakai skema Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).

Poin Penting

Gas HGBT industri keramik: masalah harga dan pasokan

ASAKI menyampaikan dua persoalan utama, yaitu keterjangkauan harga gas dan keandalan pasokan. Gangguan suplai dan pembatasan pemakaian gas sejak September hingga Oktober membuat biaya produksi naik. Menperin menegaskan kementerian akan memperjuangkan kepastian pasokan agar pabrik bisa merencanakan produksi.

Dampak ke pembeli keramik

  • Biaya energi yang lebih tinggi berpotensi menahan diskon pabrik dan distributor pada kuartal IV.
  • Untuk proyek, kunci harga dan jadwal kirim lebih awal, terutama ukuran 60×60 dan granit yang padat energi.
  • Keramik impor dari China dikenai bea antidumping, sehingga selisih harga dengan produk lokal menyempit.

Gas HGBT industri keramik: artikel dan produk terkait

Tanya Jawab (FAQ)

Berapa utilisasi pabrik keramik saat ini? Menurut Menperin pada 26 Oktober 2026, sekitar 60% atau sedikit di bawahnya.

Berapa harga gas yang dibayar industri keramik? ASAKI menyebut rata-rata Oktober 2026 mencapai US$11/MMBTU, padahal seharusnya US$8–8,5/MMBTU dengan alokasi HGBT 73%.

Apakah keramik China kena antidumping? Ya, menurut Menperin produk keramik asal China sudah dikenai bea masuk antidumping.

Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, hubungi tim homeX melalui halaman kontak.

Sumber: IndustriProperti, mengutip Kemenperin 28/10/2026; Warta Ekonomi, 26/10/2026