Rugi Cahayaputra Asa Keramik (CAKK) Turun 89%, Pendapatan Rp505 Miliar

Rugi CAKK (PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk) pada sembilan bulan pertama 2026 menyusut 89% menjadi Rp3,39 miliar, dari Rp30,22 miliar setahun sebelumnya, menurut laporan keuangan yang diringkas The Signal pada 28 Oktober 2026. Pendapatan bersih naik lebih dari dua kali lipat menjadi Rp505,4 miliar dan laba usaha berbalik positif. Namun piutang usaha dan utang bank ikut naik tajam.
Poin Penting
- Rugi bersih CAKK Januari–September 2026 Rp3,39 miliar, turun dari Rp30,22 miliar (2026-10-28, sumber: The Signal, 28/10/2026 (keterbukaan informasi IDX)).
- Pendapatan bersih Rp505,4 miliar, naik dari Rp238,9 miliar (2026-10-28, sumber: The Signal, 28/10/2026 (keterbukaan informasi IDX)).
- Laba bruto Rp35,8 miliar dan laba usaha Rp10,6 miliar, berbalik dari rugi usaha Rp13,6 miliar (2026-10-28, sumber: The Signal, 28/10/2026 (keterbukaan informasi IDX)).
- Utang bank jangka pendek naik ke Rp182,5 miliar; piutang usaha pihak ketiga Rp173,1 miliar (2026-10-28, sumber: The Signal, 28/10/2026 (keterbukaan informasi IDX)).
- Kas bersih dari operasi turun ke Rp6,4 miliar dari Rp23 miliar (2026-10-28, sumber: The Signal, 28/10/2026 (keterbukaan informasi IDX)).
Rincian rugi CAKK sembilan bulan 2026
Cahayaputra Asa Keramik adalah produsen keramik dan bahan bangunan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dalam laporan kuartal III 2026 yang belum diaudit, beban pokok pendapatan tercatat Rp469,6 miliar sehingga laba bruto naik ke Rp35,8 miliar dari hanya Rp4,1 miliar setahun sebelumnya. Laba usaha menjadi Rp10,6 miliar.
Beban keuangan Rp11,2 miliar dan beban lain membuat perusahaan masih mencatat rugi sebelum pajak sekitar Rp3,4 miliar. Rugi per saham mengecil dari Rp25,12 menjadi Rp2,82, dengan jumlah saham beredar tetap 1.203.300.219 lembar.
Neraca dan arus kas
Total aset naik menjadi Rp646 miliar dari Rp496,8 miliar pada akhir 2025, terutama karena piutang usaha. Piutang dari pihak ketiga naik dari Rp66,2 miliar menjadi Rp173,1 miliar, dan dari pihak berelasi dari Rp37,9 miliar menjadi Rp59,9 miliar. Total liabilitas naik menjadi Rp504 miliar, termasuk utang usaha baru ke pihak berelasi Rp97,9 miliar. Ekuitas turun tipis ke Rp142 miliar.
Kas dari aktivitas operasi turun ke Rp6,4 miliar meski penjualan melonjak. Artinya sebagian penjualan masih berupa tagihan yang belum menjadi uang tunai. Perusahaan juga membelanjakan Rp13,8 miliar untuk aset tetap.
Apa artinya bagi pasar keramik
Kenaikan pendapatan CAKK muncul ketika industri keramik nasional masih menghadapi isu pasokan gas, utilisasi pabrik dan persaingan impor. Satu laporan emiten tidak cukup untuk menyimpulkan arah harga keramik di toko, tetapi menunjukkan sebagian produsen lokal mampu menambah volume penjualan.
Bagi kontraktor dan pemilik proyek, beberapa hal tetap perlu diperhatikan saat membeli keramik:
- Konsistensi batch: pesan dalam satu kode produksi agar warna dan ukuran seragam.
- Stok dan jadwal kirim: untuk proyek besar, pastikan ketersediaan stok sebelum pekerjaan lantai dimulai.
- Grade dan dokumen SNI: cek kelas mutu pada dus dan simpan dokumen SNI dari pemasok.
- Termin pembayaran: bandingkan harga tunai dan harga tempo, karena biaya modal pemasok ikut memengaruhi penawaran.
Catatan
Laporan ini belum diaudit dan akan diperiksa dalam laporan tahunan 2026. Untuk kebutuhan keramik dan granit proyek, homeX menyediakan showroom, gudang dan pengiriman, serta dapat membantu membandingkan penawaran beberapa merek.
rugi CAKK: artikel dan produk terkait
- Gas HGBT industri keramik dan utilisasi pabrik
- Utilisasi industri keramik turun di bawah 70%
- Daftar pabrik keramik dan granit di Indonesia
- Katalog produk bahan bangunan homeX
Tanya Jawab (FAQ)
Berapa rugi CAKK hingga September 2026? Rugi bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp3,39 miliar, turun 89% dari Rp30,22 miliar.
Mengapa CAKK masih rugi padahal laba usaha positif? Beban keuangan Rp11,2 miliar dan beban lain lebih besar dari laba usaha Rp10,6 miliar.
Apakah laporan ini sudah diaudit? Belum. Laporan kuartal III 2026 belum diaudit.
Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, hubungi tim homeX melalui WhatsApp +62 821 1818 998, email homex9998@gmail.com, atau halaman kontak.
Sumber: The Signal, 28/10/2026 (keterbukaan informasi IDX); Laporan keuangan CAKK kuartal III 2026, IDX