2026-11-04T09:09:33

IHPB Bahan Bangunan Oktober 2026 Naik 9,59%: Kabel dan Genteng Naik

印尼2026年10月建材批发价格指数同比上涨9.59%:电线和瓦片领涨

IHPB bahan bangunan Oktober 2026 tercatat di level 111,99, naik 0,31% dibanding September dan 9,59% dibanding Oktober 2025, menurut data BPS yang dirangkum Databoks. Kenaikan bulanan terbesar ada pada amplas, stop kontak, gembok, genteng dan kabel listrik, sementara pipa PVC, kran tembaga dan batu bata justru turun. Artinya, anggaran proyek perlu disusun per jenis material, bukan dengan satu persentase kenaikan rata-rata.

Poin Penting

IHPB bahan bangunan Oktober 2026 per kelompok bangunan

Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) bahan bangunan mengukur harga di tingkat grosir, sebelum barang sampai ke toko bangunan atau proyek. Karena itu, indeks ini sering menjadi petunjuk awal arah biaya material. Pada Oktober 2026, semua kelompok bangunan masih naik secara tahunan:

  • Bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal: 112,92 (naik 9,94% yoy; 0,15% mtm).
  • Jalan, jembatan dan pelabuhan: 111,67 (naik 9,93% yoy; 0,50% mtm).
  • Instalasi listrik, gas, air minum dan komunikasi: 110,11 (naik 8,90% yoy; turun 0,03% mtm).
  • Bangunan lainnya: 109,34 (naik 7,61% yoy).
  • Bangunan pekerjaan umum untuk pertanian: 111,06 (naik 7,33% yoy).

Material yang naik dan turun paling tajam

Untuk indeks per jenis barang dengan tahun dasar 2023=100, kenaikan bulanan tertinggi tercatat pada amplas kertas (120,56; naik 8,52%), stop kontak (113,15; naik 4,23%), gembok besi atau baja (106,82; naik 2,30%), genteng biasa (114,93; naik 1,78%) dan kabel listrik (144,36; naik 1,50%). Kabel listrik menonjol karena levelnya sudah 44% di atas tahun dasar.

Sebaliknya, penurunan bulanan terdalam ada pada pipa PVC (106,77; turun 0,85%), kran air tembaga (122,36; turun 0,47%), batu bata (110,32; turun 0,42%), pipa aluminium (105,28; turun 0,27%) dan kusen pintu atau jendela aluminium (140,91; turun 0,16%).

Dampaknya ke biaya bangun dan renovasi

Kenaikan tahunan hampir 10% sejalan dengan pengalaman pengembang di lapangan. Kepada Kompas.com pada 20 Oktober 2026, pengembang perumahan di Demak dan Semarang, Yulistyo Ramon Adianto, menyebut biaya bangun rumah standar yang biasanya Rp3,5 juta per meter persegi kini bisa Rp4 juta. Ia mencatat kenaikan 10–15% pada harga bahan bangunan tahun ini, antara lain semen, pipa PVC, besi dan galvalum, ditambah kenaikan upah tukang.

Perlu diingat, IHPB adalah indeks, bukan harga rupiah. Harga di toko tetap berbeda menurut merek, daerah dan ongkos kirim.

Tips menyusun anggaran material

  • Kunci harga kabel listrik dan genteng lebih awal bila proyek masih berjalan beberapa bulan ke depan.
  • Untuk pipa PVC dan batu bata yang sedang turun, bandingkan beberapa penawaran sebelum membeli dalam jumlah besar.
  • Pisahkan pos material instalasi listrik dari pos struktur di RAB, karena arah harganya berbeda.
  • Tambahkan cadangan biaya, misalnya untuk ongkos kirim dan selisih harga antar pemasok.

homeX, platform layanan satu atap bahan bangunan dan furnitur di Indonesia dengan showroom, gudang dan pengiriman, dapat membantu membandingkan penawaran material dari beberapa pemasok dalam satu permintaan.

IHPB bahan bangunan Oktober 2026: artikel dan produk terkait

Tanya Jawab (FAQ)

Berapa IHPB bahan bangunan Oktober 2026? Menurut data BPS yang dirangkum Databoks, IHPB bahan bangunan/konstruksi Oktober 2026 berada di level 111,99, naik 0,31% dari September dan 9,59% dari Oktober 2025.

Material apa yang harganya naik paling tinggi pada Oktober 2026? Secara bulanan: amplas kertas naik 8,52%, stop kontak 4,23%, gembok besi 2,30%, genteng biasa 1,78% dan kabel listrik 1,50%.

Material apa yang harganya turun? Pipa PVC turun 0,85%, kran air tembaga 0,47%, batu bata 0,42%, pipa aluminium 0,27% dan kusen aluminium 0,16% dibanding September.

Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, hubungi tim homeX melalui WhatsApp +62 821 1818 998, email homex9998@gmail.com, atau halaman kontak.

Sumber: Databoks Katadata, IHPB Bahan Bangunan Naik 0,31% ke Level 111,99 pada Oktober 2026, data BPS (3/11/2026); Kompas.com, Berapa Biaya Bangun Rumah Per Meter saat Ini? (20/10/2026)