2026-11-08T09:21:30

Rusun ASN IKN: 8 Tower 288 Unit Nindya, 109 Rumah Tapak Intiland

IKN公务员住房:Nindya八栋288套,Intiland 109套独栋

rusun ASN IKN di Wilayah Perencanaan 1A akan dibangun delapan tower berisi 288 unit masing-masing 190 m², dengan investasi Rp2,629 triliun. CNBC Indonesia (8 November 2026) menyebut PT Nindya Karya bersama PT Nindya Estate Management sebagai pemrakarsa, sementara 109 rumah tapak ASN di WP 1B dikerjakan bersama PT Intiland Development Tbk senilai Rp2,819 triliun, target selesai triwulan IV 2028. Skala itu berarti permintaan material konstruksi dan finishing hunian yang besar di kawasan inti IKN.

Poin Penting

Rusun ASN IKN: delapan tower di WP 1A

CNBC Indonesia dan detikProperti menulis bahwa Otorita IKN mengembangkan hunian ASN melalui skema KPBU, mencakup rumah susun dan rumah tapak. Untuk delapan tower, PT Nindya Karya bersama PT Nindya Estate Management bertindak sebagai pemrakarsa: 288 unit sarusun berukuran 190 m² di WP 1A, di atas persil 6,84 hektare, dengan investasi Rp2,629 triliun.

Siaran di situs Nindya Karya pada 14 Oktober 2026 mengunci angka yang sama dan menambah rincian fisik: lahan 68.390 m² serta total luas bangunan 82.666 m². Volume cat, keramik, gypsum, atau perpipaan per item belum dipublikasikan, jadi tidak kami taksir.

109 rumah tapak ASN bersama Intiland di WP 1B

Pada 6 Oktober 2026, PT Intiland Development Tbk melalui badan usaha pelaksana PT Seratus Sembilan Nusantara menandatangani PKS pembangunan 109 rumah tapak ASN di WP 1B KIPP IKN. Setiap rumah seluas 390 m². Lahan total 9,17 hektare terbagi menjadi Persil 1 sebanyak 79 unit seluas 6,6 hektare dan Persil 2 sebanyak 30 unit seluas 2,4 hektare, dengan investasi Rp2,819 triliun.

Masa kerja sama 10 tahun: dua tahun konstruksi dan delapan tahun layanan. Pembangunan diharapkan selesai pada triwulan IV 2028. Karena tiap unit jauh lebih luas daripada sarusun 190 m², permintaan bahan finishing per rumah secara alami lebih besar per pintu, meski jumlah unitnya lebih sedikit.

Beda dengan rusun MBR, dan arti bagi pemasok material

Agar angka tidak tertukar: paket KPBU Nindya (8 tower, 288 unit, 190 m², Rp2,629 triliun) berbeda dari rusun masyarakat berpenghasilan rendah yang dilaporkan detikKalimantan pada 7 November 2026. Rusun MBR itu disebut sudah berprogres 97,45% per November 2026, terdiri atas satu tower empat lantai dengan 65 unit tipe 36 m², lengkap dengan perabotan, dan kontrak pembangunannya selesai 25 November 2026. Rusun ASN existing seluas 98 m² juga bukan paket 190 m² ini.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan IKN tidak hanya dibiayai APBN, dan hari penandatanganan itu mencakup dua KPBU serta lima investasi swasta. homeX, platform bahan bangunan dengan showroom, gudang, dan pengiriman di Indonesia, melihat hunian ASN dan rumah tapak Intiland sebagai permintaan material yang terukur dari dokumen yang sudah diumumkan: 288 unit plus 109 rumah, luas bangunan rusun 82.666 m², dan target rumah tapak pada triwulan IV 2028.

rusun ASN IKN: artikel dan produk terkait

Tanya Jawab (FAQ)

Berapa unit dan ukuran rusun ASN IKN yang diprakarsai Nindya? Delapan tower di WP 1A berisi 288 unit masing-masing 190 m², investasi Rp2,629 T; luas bangunan 82.666 m².

Apa isi proyek rumah tapak ASN bersama Intiland? 109 rumah masing-masing 390 m² di WP 1B, investasi Rp2,819 T, target selesai triwulan IV 2028.

Apakah rusun MBR yang hampir selesai sama dengan proyek Nindya? Tidak. Rusun MBR adalah satu tower, 65 unit tipe 36 m², progres 97,45%, terpisah dari paket KPBU 190 m².

Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, hubungi tim homeX melalui WhatsApp +62 821 1818 998, email homex9998@gmail.com, atau halaman kontak.

Sumber: CNBC Indonesia, Rombongan Investor Kakap Serbu IKN (8/11/2026); Nindya Karya, teken KPBU 8 tower hunian vertikal WP 1A IKN (14/10/2026); detikProperti, 8 Tower Rusun ASN Senilai Rp2,6 Triliun (15/10/2026); detikKalimantan, progres rusun MBR IKN 97,45% (7/11/2026)